Di atas ini adalah foto para calon TKI asal Malang yg gagal berangkat ke Timbuktu.
Lihat baik2 wajah mereka. Wajah2 lugu itu memancarkan kesedihan yang mendalam karena harapan mereka untuk mendapatkan rejeki yg lebih baik di negeri orang kandas di tengah jalan.
Namun sayang sekali, itu bukan cerita yg sebenarnya. Tetapi cerita yang asli sebenarnya juga agak mirip2 amat sangat sedikit sekali dengan cerita di atas. Begini ceritanya… …
… … Pada suatu masa, jauh di pedalaman hutan Pondok Indah, hiduplah seorang janda tua bernama Nyai Tamara Blezinsky. Pada suatu hari Nyai Tamara pergi mencari anaknya yg hilang entah kemana… … … Hmm maap, ceritanya terpaksa saya stop disini sebelum tambah ngaco.
Kejadian yg sebenarnya dengan sangat terpaksa tidak bisa dipublikasikan disini karena kejadian ini merupakan masalah internal perusahaan. Yang jelas, foto diatas merupakan salah satu cara yang ditempuh untuk mengatasi sebuah ‘musibah’ yg baru2 ini terjadi.
Karena foto ini bertujuan untuk membantu menyelesaikan ‘musibah’ tersebut, maka para korban diminta untuk berfoto dengan wajah yg memancarkan kesedihan yg amat sangat yg seakan-akan menusuk hati sanubari yg paling dalam, sama sekali tidak boleh tersenyum (dan untungnya kok saya masuk siang. Kalo masuk pagi pasti akan turut serta berpartisipasi dalam foto penuh kesedihan tersebut).
Akhir kata, saya mohon doa dari teman2 semuanya semoga ‘musibah’ ini cepat terselesaikan karena menyangkut hajat hidup orang banyak… hmmm… orang banyak apa banyak orang? … Orang apa Banyak? … Banyak apa Orang?








Entries (RSS)