Archive for March, 2007

Dsc00198_1
Penting!!! Sebelum membaca tulisan saya seluruhnya, saya minta teman2 sekalian melihat foto kucing di samping ini dengan baik-baik!

Sudah dilihat dengan seksama?

Halaah, pasti beluum… liat lagi donk.

Sudah? … Naah, gitu donk. Sekali2 nurut kan gpp.

Nah, sekarang saya ingin bertanya. Apakah kalian menemukan sesuatu yang aneh pada foto kucing ini?

Gak ada? … Yakin? … Liat lagi donk ah. Kali ini coba lebih mendekat ke layar monitor, kalo bisa matanya ditempelkan ke monitor sekalian. Tenang saja. Jangan takut mengalami kerusakan mata (asal matanya jangan ditempelin ke pojokan monitor aj. Lak keculek bos? Lha inggih).

Sudah liat kejanggalannya? …

Saya yakin kalian pasti tidak bisa menemukan sesuatu yg aneh.

Kenapa saya bisa begitu yakin??? Ya karena emang gak ada yg aneh (woo wong edan. Ah, puas rasanya bisa ngerjain seseorang hari ini).

Kucing ini akhir2 ini sering mondar-mandir di depan kamar saya, kamar
sebelah saya, kamar sebelahnya kamar sebelah saya, dan kamar paling
ujung, yaitu kamar sebelah kamar yang berada di sebelah kamar saya.

Tapi memang ada satu keanehan pada foto di atas (lho piye to? katanya gak ada apa2. Mencla-mencle!).

Kucing ini sebenarnya sedang hamil (wo ho ho, perbuatan sampean ya mas? Ya bukan to. Jangan menuduh begitu. Dia kan kucing baik2. Itu pasti hasil perbuatan suaminya).

Mengapa saya bilang aneh? Lha di foto gak keliatan kalo lagi hamil. Aneh kan? (halah itu kan paparazzi-nya aj yg bodo. Ngambil angle-nya gak pas).

Sepertinya bu kucing ini sedang cari tempat yg nyaman buat menghadirkan kucing2 kecil nan lutu ke ranah Malang ini.

Ingin rasanya memberikan tempat yg layak buat ibu muda ini untuk melahirkan, tetapi saya bingung. Apa kata orang2 nanti. Kalo sampai gosip tidak sedap menyebar kemana2 kan kasian juga bu kucing ini. Sudah ditinggal kawin lagi sama suaminya yg tidak bertanggung jawab, masak harus ditambahin gunjingan warga sekitar juga.

Yah, mari kita doakan semoga ibu muda ini bisa menemukan tempat yang nyaman dan higienis agar bisa melahirkan dengan selamat. Amin.

Comments 8 Comments »

Seorang teman saya pernah berkata bahwa dia ingin menghilangkan rasa
takut yang selalu menghantui dirinya. Saya kutip sedikit kata2nya:

Yes, my fear is the second greatest thing that grows in me and it
controls almost everything. I’m thinking of getting rid of it but I
have no clue how…

I am sick of being far away from anything that I want because my fear is always standing between us.

Yang saya garis bawahi disini adalah keinginan untuk "getting rid of
it". Menurut saya kurang tepat rasanya jika seseorang ingin
"menyingkirkan/menghilangkan/melenyapkan" rasa takut yg ada di dalam
dirinya.

Apakah rasa takut itu begitu negatifnya sehingga perlu disingkirkan? Apakah rasa takut itu begitu jeleknya sehingga perlu dihilangkan? Apakah rasa takut itu begitu menakutkannya sehingga perlu ditakuti?

Kalo aku bilang sih rasa takut itu gak melulu negatif. Rasa takut itu diciptakan dengan suatu alasan. Saya punya suatu pemikiran seperti ini: "Fearless people die quickly." Orang yg ga punya rasa takut cenderung melakukan segala hal dengan sembrono, segala tindakannya akan tidak terarah dan akhirnya akan merugikan diri sendiri (monggo ditambahi "dan orang lain" kalo mau mengingat2 pelajaran PMP/PPKn waktu masih sekolah dulu).

Memang benar kalau kita biarkan rasa takut menguasai maka kita tidak akan bisa kemana2, tidak bisa menggapai impian kita, tidak bisa menjelajahi luasnya dunia. Tapi menurut saya perlu diingat bahwa rasa takut akan membuat kita menjadi waspada (ingat kata2 bang napi "Waslapadah… Waslapadah!!!"). Dan perlu diingat pula bahwa segala segala sesuatu di dunia ini memerlukan keseimbangan. Menjadi berani tetapi tidak punya rasa takut itu adalah tindakan yang benar2 bodoh (itu menurut saya, kalo anda punya pendapat yg berbeda ya monggo mawon).

Sekarang semuanya tergantung seberapa besar kebijaksanaan dan kemampuan kita untuk mengontrol rasa takut tersebut. Kalo kita bisa mengendalikan rasa takut tersebut niscaya kita akan memiliki pertimbangan yg lebih baik ketika kita ingin mengambil sebuah keputusan (weleh weleh, pake kata "niscaya". Sok! Gpp-lah sekali sekali, ben ketok serius).

Inti dari semua omong kosong ini tadi adalah:

1. "Fear keeps you alive"
2. "Control your fear, don’t let fear control you!"

Hmm… terlalu klise? Mungkin iya, tetapi apakah pernyataan2 itu salah?
Hmm… Susah dilakukan? Mungkin iya, tetapi bukan berarti tidak mungkin dilakukan kan?

Menjadi bingung? Ketik "Reg" spasi "Tulung" dan kirim ke 14045. Saya ulangi, Ketik "Reg" spasi "Tulung" dan kirim ke 14045. SMS yang anda terima akan dikirim langsung dari HP yang punya, bukan punya saya. (lho, 14045 itu kalo gak salah kan nomernya MakDe mas? Ada rencana traktiran nih?)

Comments 8 Comments »

Transcorp_pngumuman_mbulet

Untungnya aku sudah tidak begitu berharap. Jadi sudah tidak sakit hati lagi. Tapi kasian juga ketika ingat dengan teman2 yg sudah menunggu2 pengumuman yg harusnya sudah selesai awal Februari kemarin, yg ternyata akhirnya dibagi menjadi 2 gelombang, dan gelombang 2 itu akan diumumkan 1 bulan kemudian, dan itupun sekarang masih diundur, dan penundaannyapun tidak tanggung2, bulan depan.

Bayangkan saja kalau rumah mereka itu di pedesaan yg terpencil, yg blm disinggahi listrik, yg blm dimasuki jaringan telepon, yg hampir pasti tidak memiliki fasilitas internet. Karena sudah tidak sabar menunggu esok pagi, mereka akhirnya berangkat ke kota mengayuh sepeda butut menentang dinginnya hawa malam yg menusuk tulang, mengayuh berpuluh-puluh kilometer untuk melihat kejelasan masa depan mereka.

Bayangkan betawa kecewanya hati mereka ketika dengan mata yg bersinar penuh pengharapan, dengan hati yang berdebar2 penuh tanda tanya, mereka membuka halaman pengumuman berwarna biru itu dan hanya mendapati sebuah pengumuman yang menyatakan bahwa hasil seleksi masih akan diumumkan satu bulan lagi. Tidak hanya halaman pengumuman itu yg berwarna biru, hati mereka2 yg menunggu itu pun akan terkontaminasi dengan warna biru.

Yang saya heran, mengapa perusahaan sekelas Transcorp bisa menjadi tidak profesional seperti ini? Tidak hanya mengenai pengumuman ini, tetapi dari awal seleksi sudah berkesan tidak profesional. Sangat mengecewakan.

Apakah ini sebuah cerminan kebobrokan bangsa kita? Apakah ini akibat dari penipisan lapisan ozon? Apakah ini efek dari peperangan yang terjadi di seluruh dunia? Apakah medan magnet bumi yang mulai terbalik yang mengakibatkan semua ini?

(Halah maaas mas, sok ngomong serius. Blasss gak onok pantese. Wong biasane omongane yo ngaco. Akhir2e omongane sampean lak yo ngaco maneh seh. He2, iyo, bener ngendikanmu, mari tak woco maneh dadi gilo dewe)

Comments 7 Comments »

Koceng_nonton_tipi
Tiap pemerhati tipi (yg punya sendiri baik itu udah lunas ato masih kridit, yg masih nunut di rumah pak RT ato di tetangga sebelah, dan yg nekat pinjem krn blom kuat beli tp gengsi kalo kliatan gak punya tipi) pasti punya acara paporit sendiri sendiri.

Menurut pengamatan saya (halah, sok pengamat, asline yo ngawur ae), Mas-mas sama Bapak-bapak BIASANYA suka acara olahraga sperti balapan dan bal-balan (biarpun aslinya gak suka tapi krn konco2nya suka jadi ya terpaksa ikut2an suka biar bisa nyambung kalo lagi ngrumpi bareng) ato yang sbangsa "Fenomena", "Di Balik Lensa", dll, yg nyrempet2 lah pokoknya (mohon maklum, begitulah otak pria).

Mbak-mbak sama Ibuk-ibuk BIASANYA suka acara2 yg isine nggosipin artis (paling sueneng kalo ada artis yg baru putus sm pacarnya, cerai, kawin lagi, ketauan selingkuh, hamil tanpa suami, menghamili anak orang, apalagi menghamili anak wedhus, dsb dll etc), acara masak-masakan yg membahas cara2 yang paling baik  untuk masak kadal, masak kecoak… (masak dengkulmu! Lho kok purik? Gak boleh purik, ngko dicokot kirik. Ora iso, kirike wes dimasak. Hwaduh!!!). Oh iyes, yg ga boleh ketinggalan adalah nonton sinetron (soap opera kalo mo keminggris, telenovela kalo mo sok tonggone keminggris), sebuah sandiwara bersambung yang isinya kalo gak orang iri2an, cemburu2an, bunuh2an, mistis2an, jegal sini jegal sana, dan dikemas dengan cara yang sembulet2nya dan dalam tempo yang sepanjang2nya.

Nhah!!! sekarang waktunya membahas saya (gak usah ya mas, mbahas yg laen aj ya. Ya mas ya.. pliiizz. Lho kenapa? Saya kan calon artis). Kalo SAYA nih ya, saya sekarang sedang gencar2nya nonton DUA biji acara di tipi kelir saya sendiri.

Yang pertama adalah: "Four Eyes" (ha ha mesti gara2 ada bagian tubuhnya njenengan yg mirip sm pembawa acaranya 4eyes ya mas, jd serasa melihat diri sendiri ada di tipi, jd bangga getoo. Lho, kok tau? … … *mari kita hening sejenak. Kita dengarkan suara jangkrik yang sedang menggonggong* … … PUAS??? PUAS??? Mesti puas kan? Kalian2 itu paling seneng kalo ada temennya menjelek2kan dirinya sendiri).

Kalo saya biasanya nonton "Four Eyes" setiap Senen sampe Jumat di Trans7 jam 21.30 - 23.00 WIB (bukan biasanya mas. Emang maennya jam segitu. jadi nontonnya ya harus jam segitu. Oh iya to, aku kirain cuman di tipi kelirku. Khusus buat aku gitu. Lagi panas ya mas badannya?).

Dan yang kedua adalah: "Jomblo the series" (lho ini kan sinetron mas. Tadi menghina kok sekarang jadi suka? BUKAN!!! Ini bukan sinetron. Saya tidak terima kalo dibilang sinetron. "Jomblo the series" adalah Sinekom alias Sinema Komedi. Huh lagi2 menciptakan nama sendiri. Dulu sudah membuat nama "kotak mumet", ternyata msh belum kapok juga. Ya gitu yg namanya orang kreatip).

Yuk pren kita nonton Jomblo yuk (YUK!). Tiap hari minggu pren. Jam 22.00 pren menurut jadwal resminya pren (tapi kok skarang jadi gak jelas ya maennya kapan? Apa sudah dibuang ya?). Trus di re-run hari Minggu depannya pren. Jam 1 ciank pren (ooo jadi hari Minggu itu Jomblo maen 2x ya mas? He eh, kok cerdas kamu. Kapan lulus dari Ragunan?).

Sebenarnya ada acara ke-tiga, tapi ini sifatnya insidentil, saya ulangi… INSIDENTIL. Malam-malam nonton kuis SMS di TPI. Tapi aku lupa nama acara kuisnya. Pokoke kuis seputar gosip. Bukan mau ikut kuisnya dan bukan mo nonton gosip, tapi nonton presenternya: mbak Yeyen. Para pria pasti banyak nih yg tau mbak Yeyen. Hayooo, ngaku hayooo. (waduh! my wife pasti ngambek nih abis baca ini. Maap ya cay, daku tidak bermaksud menduakan dirimu, hanya dirimu di hatiku. Aku cuman kadang2 nonton ini. Jarang kok. Kalo pas pindah2 channel trus gak sengaja bukak TPI aj. Nonton juga gak lama2 kok. Cuman bentar. Suerrr. Halah bo’ong mbak, bo’ooong. Laki2 tu ya kayak gitu mbak. Ssshhh!!! Diem!!! …Suer yank, gak bo’ong. Beneran deh).

Nah itulah acara2 paporit saya (ingat ya, yg ketiga itu td insidentil). Moga2 berkenan di hati. Pizz v[^_^]v

Comments 4 Comments »

Dsc00214_1

Kembali kita kan pergi. Kembali kita kan bersenang2. Kembali kita kan ngabisin duit buat hal2 tidak berguna tapi menyenangkan hati!!!

Asiiik, akhirnya sudah tiba juga waktunya buat para pekerja2 keras di SabarMedia plesir2 gratis lagi (wes dibayari, disangoni pisan. Kurang opo cobak? Kurang adoh, kurang suwe, kurang sangune. Halllah, budhalo dewe maren).

Kalo taon kmaren kita plesir ke Jakarta, ibukota negara kita tercinta Endonesa Raya tanah air beta pusaka abadi nan jaya Endonesa sejak dulu kala slalu dipuja-puja bang… (stop bang!!! Cukup!!! guyonan wes lawas. Nggih ndoro, nyuwun ngapunten. Belom nemu lagu laen yg cocok), maka taon ini, tepatnya bulan April nanti, rencananya (REN-CA-NA-NYA!) kita brangkat kembali (lho, brangkat kembali piye to mas? Kembali ke Jakarta? Kembali ke Dufan dan Seaworld dengan themesong-nya yg bisa membuat orang jadi paranoid karena selalu diputar berulang2 tiada henti itu??? Aaaaargh… my freakin’ head… pleeaasee make it stooop!!!).

Liburan kali ini kita akan berduyun2 menyatroni pulau Dewata, pulau dimana ‘t’ bisa bertransformasi menjadi ‘th’ (ooo ‘kembali’ ithu maksudnya ke Bali tho mas? Lho, lha iyes, kembali seh. Ke Bali mas. KemBali!!! Yo wes, yo wes, ke-mBali).

Masih teringat pertama kali aku ke mBali (dan emang cuman sekali itu. Ha ha tibake melas. Shut up!!!) dalam rangka darmawisata klas 2 eS-eM-A dulu. Aku gak bisa ngapa2in, cuman bisa see see pemandangan dan mupeng liat temen2 berduit berhepi-hepi ngabisin duit. Yah, gimana lagi, emang ga punya duit, sangu dr ortu juga nge-pres.

Tapi aku akui, liburan waktu itu adalah lahan latian yg baik buat nahan napsu duniawi (ya jelas tahan, wong ya gak ada yg bisa dibelanjakan. Dadi wong kok yo melas bgt to maas mas.) Hmm, liburan ke mBali kali ini bisa gak ya menahan diri. Moga-moga bisa ah. Mohon doa dan dukungannya ya pren2 skalian. (kalo mau nitip beli barang tolong nitip duitnya skalian, no money no nitip! Huh, pelit!!!).

Tapi yg paling penting yg harus diingat adalah… ini smua masih REN-CA-NA-NYA.

Comments 2 Comments »

Korban_pencurian
Saya, atas nama keluarga besar Es Teh Anget, mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada salah seorang rekan kerja di SabarMedia atas kehilangan yang baru dialaminya.

Mari kita doakan semoga beliau diberi kekuatan hati agar dapat melewati cobaan ini dengan tegar. Semoga beliau dapat menerima kehilangan ini dengan hati yang lapang.

Mari kita doakan juga semoga ruang kosong di kehidupan beliau ini cepat terisi lagi, agar tidak mengalami kesedihan yang berlarut2.

Mas V, saya doakan semoga pencuri bedebah itu cepat tertangkap supaya engkau bisa mendapatkan motormu kembali. Kalaupun tidak tertangkap juga, saya doakan semoga engkau cepat dapat rejeki biar bisa kridit motor baru ya mas. Amin.

 

Comments 2 Comments »